Senandung Luka
Agnes Meilina
Dekapan rindu mengusik diamku
Lalu, aku kembali pada memori itu.
Tentang kita yang berbalut kasih
Melupakan akal,
Bahwa kisah tidak ada kata abadi di dalamnya.
Jarak yang kian membentang
Tidak pernah luput dalam pertimbangan
Kini, aku dan kamu...
Tidak akan menjadi kita.
Torehan luka tidak pernah luput kauberi
Deraian tangis selalu melingkupi diriku.
Menepis perasaan cinta yang menjadi canduku
Aku mencoba pergi
Memulihkan hati yang terlalu rapuh.
Namun, dengan teganya kaupaksa aku.
Mengekang aku di dalam singgasana yang kaubanganggakan.
Semesta, bolehkah aku pergi?
Menghapus semua cinta yang ternyata hanya sebatas narasi.
Aku terpaku pada satu kesadaran.
Kembali aku meluruh dalam pesonamu.
Walau tersingkap secara nyata,
Aku akan kembali terluka.

Komentar
Posting Komentar